Dalam Kuarter Bulan November Dana Asing Menguap Masuk Ke Indonesia Rp 12,36 Triliun

download4

Hanya Dalam Kuarter Bulan November Dana Asing Menguap Tinggi  Masuk Ke Indonesia  Rp 12,36 Triliun !!

JAKARTA , Hanya Sepanjang bulan November 2016 Saja , Dana asing yang keluar dari Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mendekati angka Rp 12,36 triliun. , Nilai yang sangat fantastis ” Direktur Pengawasan Transaksi Dan Kepatushan Bursa Efek Indonesia (BEI)

Ujar Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini, Beberapa poin faktor utama penyebab membengkak nya Capital Outflow Nilai yang lumayan besar itu karena efek Presiden Amerika Terpilih , Donald Trump .

“Kemarin-Kemarin kan Sangat Kencang Untuk isunya pemilu Presiden AS. Donald Trump Menurut Informasi Yang Sangat Akurat Dikabarkan akan meningkatkan belanja infrastruktur Negari . Artinya akan sangat banyak sekali dana yang akan keluar. Dana yang akan keluar tersebut akan menyebabkan inflasi yang membengkak , sehingga suku bunga sangat harus dinaikkan,” kata Hamdi, di Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Dengan suku bunga acuan The Fed yang lebih tinggi, Menurut Hamdi, otomatis para pemilik dana untuk sementara waktu akan memilih menaruh uang di AS. Akan tetapi, Menurut Hamdi Sangat yakin hal tersebut hanya akan sementara waktu saja,tidak akan dengan waktu yang lama ,

“Kalau dibandingkan dengan suku bunga pasar mana yang menawarkan lebih tinggi, mereka akan balik ke negara yang tawarkan return lebih bagus tentunya ,” ucap Hamdi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Alpino Kianjaya menambahkan, net sell yang akan dilakukan investor asing sangat wajar terjadi, mengingat sejak awal tahun mereka melakukan aksi beli.

Selain itu, sebagian dana asing yang keluar sebetulnya adalah crossing saham investor yang mengikuti program dari pemerintah pusat yaitu amnesti pajak. “Yang dahulunya tercatat sebagai dana asing, sekarang kembali tercatat sebagai dana lokal,” ujar Alpino.

Menurut Alpino, crossing saham yang akan dilakukan investor atau peserta tax amnesty justru dapat memperjelas basis data kepemilikan saham di bursa saham efek indonesia (BEI), berapa milik asing dan berapa milik investor lokal.,Dan Tentunya Akan Bagus Bagi Perekonomian Kita.

Selain itu dirinya pun menilai, kalaupun sampai terjadi net sell harian, hal tersebut juga sangat wajar akan dipengaruhi aksi ambil untung. “Justru itu , kesempatan ada saham-saham bagus, selagi ada yang harganya turun, Dana lokal akan beli. Karena mikirnya long-term,” ucap Alpino.