Inilah Aplikasi Ojek Saingan Gojek, GrabBike

Aplikasi GrabBike – Setelah sukses dengan GrabTaxi, kini penyedia layanan taksi online tersebut juga menyediakan layanan serupa bagi para penumpang yang lebih memilih untuk naik motor. Layanan tersebut diberi nama GrabBike. Mengusung konsep yang sama dengan GrabTaxi, aplikasi terbaru itu pun langsung menjelma menjadi pesaing berat aplikasi ojek online serupa yang lebih dulu meluncur yaitu GoJek.

Inilah Aplikasi Ojek Saingan Gojek, GrabBike

GrabBike pertamam kali dikenalkan pada bulan Mei 2015, dengan area penjemputan pertama sebatas di daerah Kuningan dan Setiabudi dan memiliki area pengantaran ke seluruh Jakarta. Jakarta pun menjadi kota ketiga di Asia Tenggara yang mengorperasikan GrabBike setelah Ho Chi Minh City dan Hanoi (Vietnam).

GrabBike kembali menonjolkan sisi keamanannya seperti halnya GrabTaxi. Penumpang bisa melihat profil si pengemudi motor saat membuat pesanan, yang meliputi nama, plat nomor, nomor ponsel serta foto diri, serta rute perjalanan yang dapat dilacak secara langsung. Tak hanya itu, penumpang juga bisa share informasi perjalanannya melalui fitur Share My Ride sehingga orang-orang terdekat dapat mengetahui keberadaan si penumpang.

Sebulan setelah diluncurkan, aplikasi GrabBike mengklaim telah meraup total setengah juta pesanan akan jasa mereka. Selain itu, kurang dari dua bulan sejak peluncurannya, GrabBike juga telah memiliki lebih dari 2000 orang pengendara yang terdaftar secara resmi. Hal ini, menurut Country Marketing Head GrabTaxi Indonesia Kiki Rizki, adalah bukti bahwa masyarakat menghargai layanan antar yang efisien dan aman.

Tak hanya itu, bulan November kemarin perusahaan start up ini kembali meluncurkan fitur yang lagi-lagi mirip dengan yang dimiliki sang kompetitor GoJek. Bila di awal tahun Gojek menawarkan layanan delivery makanan, kini saingan GoJek GrabTaxi juga meluncurkan GrabExpress. GrabExpress merupakan layanan pengantaran dengan menggunakan media transportasi motor.

Karena menggunakan motor, maka ukuran paket yang bisa diantarkan pun terbatas. GrabExpress hanya melayani pengantaran paket dengan ukuran maksimum 25 x 32 x 12 cm, dengan bobot paket maksimal 5 kg. Layanan ini diluncurkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Jakarta yang ingin agar barang kiriman mereka cepat sampai meski kondisi jalanan Jakarta terkenal amat padat.

Hadirnya startup baru dari GrabTaxi berupa aplikasi GrabBike dan GrabExpress ini pun semakin meruncingkan persaingan dengan GoJek yang juga menyediakan layanan serupa. Keduanya sama-sama menawarkan layanan antar menggunakan media transportasi motor dengan mengandalkan sisi real-time dan keamanannya. Jadi, yang mana pilihan Anda?