Liverpool mengakui Kesulitan di Awal Laga

Liverpool mengakui  Kesulitan di Awal Laga

hi-res-bbb4ff4ac6017d396cc7e8ae5b11872b_crop_north

onlinenewpappers.org  – Liverpool mengakui Stoke City bikin mereka kerepotan di awal laga. Namun ‘Si Merah’ sukses merespons usai kebobolan.

Liverpool sempat tertinggal lebih dulu sebelum kemudian menang 4-1 atas Stoke di Anfield, Rabu (28/12/2016) dinihari WIB. Mereka lebih dulu dibobol oleh Jonathan Walters di menit ke-12.

Gol dari Adam Lallana di menit ke-35 dan Roberto Firmino di menit ke-44 kemudia membalikkan skor di babak pertama. Liverpool mampu menambah dua gol lain melalui gol bunuh diri Giannelli Imbula pada menit ke-60 dan torehan Daniel Sturridge sepuluh menit kemudian.

Kapten Liverpool menyebut Stoke amat merepotkan di awal-awal laga, terutama lewat bola-bola panjang. Nyatanya dua tembakan tepat target dari enam percobaan Stoke sepanjang laga dicatatkan di 20 menit pertama, salah satunya berbuah gol.

Namun demikian anak-anak asuh Juergen Klopp mampu merespons situasi. Mereka mengontrol pertandingan lebih baik dan menekan Stoke untuk tak banyak melepaskan umpan panjang.

Secara keseluruhan, Liverpool bermain dominan dengan penguasaan bola mencapai 64%. Mereka melepaskan 20 percobaan dengan enam yang menemui sasaran.

“Di awal mereka menempatkan kami di bawah tekanan dan kami kesulitan untuk mengatasi bola-bola panjang. Mereka mendapatkan gol, tapi kami beradaptasi dengan baik menuju akhir babak pertama,” kata Henderson kepada Sky Sports.

“Awalnya tidak bagus, tapi secara keseluruhan setelah gol itu kami mendominasi,” imbuhnya seperti dikutip BBC.